Duka Korban Kecelakaan Kereta Api Turangga di Cicalengka Bandung

Asar Humanity

07 Jan 2024 17:16

Share

Duka Korban Kecelakaan Kereta Api Turangga di Cicalengka Bandung

AsarNews, Bandung -  Kecelakaan kereta api di Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (5/1/2024), menyisakan duka.

Empat orang yang bertugas di dua kereta yang bertabrakan, yakni KA Turangga dan Commuterline Bandung Raya (Baraya), gugur.

Keempat korban tersebut yaitu masinis Commuterline Baraya, Julian Dwi Setiyono; asisten masinis Commuterline Baraya, Ponisam; pramugara KA Turangga, Ardiansyah; dan petugas PAM Stasiun Cimekar, Enjang Yudi.

Ibu mertua Julian, Iah Khodijah (48), meneteskan air mata saat mengenang mendiang menantunya.

Dia mengatakan, dua hari sebelum kecelakaan maut itu, atau pada Rabu (3/1/2024), Julian bersama sang istri, Santika Fujasari (28), sempat merayakan ulang tahun ketiga anaknya, Ayasha.

pantauan udara kecelakaan kereta api turangga bandung
Pada Maret mendatang, Julian dan Santika sedianya bakal merayakan momen spesial, yakni ulang tahun pernikahan.

"Sebenarnya sebentar lagi (Julian) mau merayakan ulang tahun pernikahan yang kelima pada bulan Maret nanti," ujarnya, Jumat, dikutip dari Tribun Jabar.

Iah menuturkan, dirinya dan Julian memang jarang bertemu karena kesibukan sang menantu sebagai masinis. Akan tetapi, sewaktu berjumpa, Julian selalu berbincang dengan Iah.

"Biasanya kami sering ngobrol, tapi kita tahu ya kalau kerja begitu (masinis) saat libur Natal dan Tahun Baru itu waktu yang sibuk, jadi kami enggak terlalu banyak berkomunikasi," ucapnya.

Jenazah Julian dikebumikan di tempat permakaman umum di Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Jumat malam.

Saat memberikan sambutan, EVP Human Capital Management PT KAI Ida Hidayati menyampaikan duka cita atas meninggalnya Julian.

"Mewakili manajemen PT KAI, saya menyampaikan duka sedalam-dalamnya atas dipanggilnya salah satu pegawai terbaik kami, Bapak Julian Dwi Setiyono," ungkapnya, dilansir dari Tribun Jabar.